Kecewa Servis HP Tak Kunjung Selesai, Warga Tikkao Soppeng Ancam Laporkan Oknum Staf Desa ke Polisi

banner 2560x216

SOPPENG – Seorang warga Tikkao, Kabupaten Soppeng, berinisial FR, mengaku sangat dirugikan oleh ulah oknum staf Pemerintah Desa Donridonri berinisial NI. Kerugian tersebut dipicu oleh ketidakpastian perbaikan handphone (HP) miliknya yang tak kunjung diselesaikan oleh NI, meski biaya servis telah dibayar lunas.

Selain menjabat sebagai staf pemerintahan di Kantor Desa Donridonri, NI diketahui memang membuka jasa sampingan perbaikan (servis) HP.

Kepada kabarsindo, FR menceritakan kronologi kejadian tersebut. Pada hari pertama, NI menyatakan sanggup memperbaiki HP milik FR. Ketika ditanyakan mengenai ongkos kerjanya, NI menyebut angka Rp250.000.

“Saat itu biaya servis sebesar Rp250.000 langsung saya titipkan melalui salah satu karyawan warkop untuk ditransferkan ke NI,” ujar FR, Rabu malam (28/10/2026).

Bacaan Lainnya
banner 2480x2476

Namun, janji tinggal janji. Beberapa hari setelah pembayaran, FR berulang kali menanyakan perkembangan perbaikan HP miliknya. Sayangnya, NI selalu memberikan alasan dan mengulur waktu.

“Berulang kali saya tanyakan kepastiannya, tetapi NI selalu mengumbar janji. Katanya nanti sore, besok, lusa, dan begitu seterusnya,” tegas FR dengan nada kesal.

Karena merasa digantung tanpa kejelasan, FR akhirnya mendatangi Kantor Desa Donridonri untuk menemui NI secara langsung. Dalam pertemuan tersebut, NI kembali memberikan janji manis.

“Saat bertemu di kantornya, dia berjanji lagi akan membawakan HP saya nanti sore. Bahkan di akhir pembicaraan, dia menegaskan kembali janjinya. Tapi saya tunggu sore, malam, hingga esok harinya, NI tak kunjung datang,” bebernya.

Hingga saat ini, HP milik FR belum dikembalikan dan perbaikan tidak jelas nasibnya. FR menuntut agar HP beserta uang yang telah disetorkannya segera dikembalikan. Ia juga meminta Kepala Desa Donridonri untuk turun tangan dan menindak tegas oknum pegawainya tersebut.

“Apabila permasalahan ini tidak kunjung diselesaikan dengan baik, saya mempertimbangkan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum dan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tegas FR. (FSL)

banner 2560x1463

Pos terkait

banner 6496x590