PALOPO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palopo terus melakukan terobosan kreatif untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski di hari libur, Bapenda tetap hadir memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dengan membuka loket pembayaran pajak di arena Car Free Day (CFD) kawasan Lapangan Pancasila, Minggu (14/6/2026).
Langkah taktis Bapenda Palopo yang memanfaatkan momentum libur akhir pekan ini langsung mendapat respons positif dan dukungan penuh dari berbagai pihak, salah satunya dari lembaga pengawas pembangunan.
Ketua Badan Kajian dan Pengawasan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPP AMJI-RI), Muh. Rafi, memberikan apresiasi yang luar biasa atas strategi ‘jemput bola’ yang dinilai sangat adaptif tersebut.
“Kami dari BKPP AMJI-RI memberikan dukungan penuh kepada Bapenda Kota Palopo. Membuka loket di arena CFD adalah langkah konkret, cerdas, dan sangat taktis. Bapenda tahu persis di mana masyarakat berkumpul dan mereka hadir di sana untuk meruntuhkan sekat birokrasi yang kaku demi mempermudah urusan warga,” ungkap Muh. Rafi saat dimintai tanggapannya.
Lebih lanjut, Rafi menekankan bahwa inovasi seperti ini sangat efektif untuk memicu kesadaran pajak secara sukarela tanpa adanya paksaan. Ketika pelayanan dibuat nyaman dan menyatu dengan gaya hidup (lifestyle) masyarakat, maka kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya.
“BKPP AMJI-RI akan selalu mendukung instansi yang mau keluar dari zona nyaman demi optimalisasi pembangunan daerah. Pola kerja keras dan inovatif dari Bapenda Palopo ini patut dicontoh oleh instansi lain maupun daerah tetangga. Kalau pelayanan publiknya sudah se-fleksibel ini, kami optimis target PAD Kota Palopo tahun 2026 bisa tercapai secara maksimal,” kunci Rafi optimis.
Stand pelayanan Bapenda di arena CFD ini memang sengaja dihadirkan untuk memudahkan warga yang ingin membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Di sela-sela aktivitas joggingnya, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palopo, Nurlaeli Kaso SPt MP, bahkan menyempatkan diri menjadi salah satu wajib pajak yang menyetor PBB di loket outdoor tersebut.
Hadir memantau langsung di lokasi, Asisten II Pemkot Palopo, Andi Enceng Amir S.Sos MSi, turut mengacungkan jempol atas inisiatif cerdas Bapenda.
“Ini bagus, masyarakat bisa memanfaatkan loket yang tersedia untuk membayar pajak di hari libur, utamanya pada saat berolahraga di arena CFD. Kebetulan Bapenda merupakan salah satu mitra koordinasi Asisten II, maka dari itu saya acungkan jempol atas inisiatif Bapenda dalam menggenjot penerimaan PAD,” ujar Andi Enceng.
Andi Enceng menambahkan, membayar PBB merupakan kewajiban setiap warga negara. Hasil dari penerimaan pajak yang masuk dalam bentuk PAD ini nantinya akan kembali ke masyarakat lewat pembangunan infrastruktur dan fasilitas yang berkualitas.
Menurutnya, kepatuhan Kepala DPMPTSP Palopo, Nurlaeli Kaso, yang langsung membayar PBB di lokasi patut menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas. “Terkadang, untuk menumbuhkan kepatuhan harus dimulai dari diri kita sendiri supaya menjadi teladan bagi orang lain,” pungkas Andi Enceng. (FSL)













