Sinyal Fahmi Fadli Menuju Pilgub Kaltim 2029: PKB Incar Kursi Eksekutif dengan Tokoh Non-Pencitraan

banner 3167x231

SAMARINDA – Peta politik Kalimantan Timur mulai menghangat pasca pernyataan tegas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim. PKB memastikan tidak akan lagi mengusung pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) periode mendatang.

Pernyataan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama media di Samarinda, Senin (2/3/2026). Walaupun PKB merupakan salah satu partai penyokong pasangan Rudy-Seno pada Pilkada 2024, arah dukungan dipastikan berubah total untuk Pilgub 2029.

“Intinya ke depan, PKB tidak akan mendukung Rudy-Seno lagi karena kami memiliki kader sendiri,” ujar Anggota Komisi XII DPR RI tersebut secara lugas.

Syafruddin menegaskan bahwa keputusan ini sudah final sebagai bagian dari strategi konsolidasi partai menyongsong Pemilu dan Pilkada 2029. Meski belum menyebutkan nama secara eksplisit, kriteria figur yang akan diusung mulai mengerucut pada kader internal yang potensial.

Bacaan Lainnya
banner 2480x2476

Spekulasi pun mengarah kuat pada sosok Fahmi Fadli, Bupati Paser saat ini. Fahmi bukan hanya kader murni, melainkan juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Paser dan menjadi satu-satunya representasi PKB di kursi eksekutif di wilayah Kaltim. Syafruddin sendiri diketahui telah beberapa kali memberi sinyal dukungan bagi Fahmi untuk naik ke level provinsi.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC PKB Paser, Zulfikar Yusliskatin, menilai langkah mengusung kader internal akan memberi warna baru bagi demokrasi di Bumi Etam. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan alternatif pemimpin dengan karakteristik yang beragam.

“Ini hal yang positif agar warga Kaltim punya banyak pilihan. Semakin banyak kandidat, semakin semarak pesta demokrasi kita,” kata Zulfikar, Rabu (4/3/2026).

Zulfikar menambahkan, jika benar Fahmi Fadli yang akan dimajukan, masyarakat akan disuguhkan profil pemimpin yang minim pencitraan. Ia menyoroti rekam jejak Fahmi yang telah memimpin Kabupaten Paser selama dua periode dengan gaya kepemimpinan yang tenang namun efektif.

“Jika memang beliau yang dimaksud, Kaltim akan memiliki calon pemimpin yang tidak suka flexing atau sekadar mengejar citra. Beliau lebih banyak bekerja daripada bicara, punya pengalaman politik yang matang, dan memiliki latar belakang sebagai dokter,” tutupnya. (RED)

banner 2756x1516

Pos terkait

banner 6496x590